Muslimah dan Teknologi: Renungan Lawas
Fenomena yang muncul di
zaman modern ini adalah berkembangnya teknologi yang sangat pesat, terutama
dunia maya dan smartphone. Hampir semua orang kini memakai smartphone sebagai
pegangan mereka, coba deh disurvei jika tak percaya! Entah mengapa smartphone
itu kini menjadi sebuah kebutuhan yang wajib dimiliki oleh setiap orang. Pada
dasarnya hal tersebut tidaklah salah, dikatakan salah itu tergantung
pemakaiannya. Tidak menutup kemungkinan smartphone yang saat ini ada di tangan
kawan-kawan bisa jadi boomerang halus yang justru akan mendekatkan kawan semua
ke neraka.
Kembali ke muslimah yang juga pengguna
smartphone tentunya. Ditangan mereka kini tergenggam sebuah alat yang mampu
menjelajahi dunia maya dengan sekali pencet. Ajaib bukan! Tapi yang jadi
pertanyaan, untuk menjelajahi apakah kemudahan itu? Apakah untuk mengelola
jejaring sosial agar semakin ramai, atau mencari informasi bermutu yang akan
menambah wawasan mereka. Itu pilihan, yang saya rasa menjadi pertanyaan yang
berat bagi sebagian orang.
Kita andaikan saja kawan-kawan lebih
memilih untuk mengelola jejaring sosialnya, semisal facebook, twitter, skype,
BBM, Whatsapp, dsb. Apa yang akan terjadi? Lagi-lagi ada banyak pilihan, ada
yang menggunakannya untuk bisnis atau sekedar main-main saja. Yang terakhir
tentunya sangat banyak dijumpai. Bagi yang sudah mengerti dan punya prioritas
yang harus dijalankan, pasti lebih memilih jejaring sosial untuk melebarkan
sayapnya yang kecil. Bayangkan seberapa besar keuntungan yang dapat mereka
peroleh dengan menggunakan internet yang tidak terbatas itu untuk melebarkan
bisnisnya. Berbagai kemudahan ditawarkan, berbagai produk disajikan dengan
menggunakan jaringan internet tersebut yang otomatis membawa income yang lebih besar juga.
Lalu bagaimana dengan mereka yang hanya
main-main saja dengan jejaring sosial? Ya siap-siap saja untuk mendapat banyak
dosa. Kenapa bisa demikian? Sadarkah kita, yang selama ini mereka lakukan
sebenarnya telah membuka sebuah pintu bagi syaitan untuk menggoda manusia.
Dengan mudahnya sebuah status, foto atau apapun kita update di jejaring social
tersebut tanpa memikirkan apa yang akan terjadi jika kita mengupdatenya. Status
yang kontroversi tentunya akan mengundang berbagai asumsi yang berujung pada
fitnah, minimal status itu akan menjadi hot topic dengan banyak pendapat.
Bermutu kah pendapat itu? Mungkin iya, mungkin tidak. Lalu, saat kita upload
foto, seleksikah kita dalam melakukannya? Apakah kita masih menjaga aurat kita
dengan tidak menampilkan foto asli kita yang ‘menggoda’ disana? Sadarkah kita
jika bisa saja orang yang melihat foto muslimah yang cantik akan berpikiran
buruk dan tentu menimbulkan dosa bagi muslimah itu juga. Tanpa disadari dan
kita ketahui. Menakutkan bukan? Masihkah kawan mengangap ini hal yang enteng?
Jadi, salahkah muslimah ‘update’ dengan
teknologi itu sendiri? Sangat tidak salah menurutku. Kita, para muslimah wajib
untuk mengenal semua hal baru yang ada. Bukan untuk terjerumus, tapi untuk
menambah pengetahuan kita dan memproteksi kita dari hal-hal buruk yang mungkin
terjadi dari teknologi itu. Kita perlu tahu, agar kelak kita dapat mengajarkan
bagaimana seharusnya bersikap terhadap teknologi kepada orang lain. Mengajak
orang lain untuk ‘mentas’ dari ‘kudate’ dan merubah dunia dengan cara yang
baik. Karena teknologi ada bukan untuk disia-siakan, ia ada karena manusia
harus terus berkembang dan mengembangkan dunianya agar mendekat pada sang
Pencipta, Allah swt.
Komentar
Posting Komentar