Setetes Air Benci

Hujan masa lalu meninggalkan luka
Setetes air benci yang bergelora
Sepercik amarah berbaut cinta
Menyibak masa lalu penuh kegelisahan
Berjajar layaknya hujan sore penuh keluh

Air benci berwarna abu-abu
Gelak tawa berujung sendu
Bahkan nyanyian cemburu saut menyaut
Mengikis pilunya sukma nan rapuh
Hempaskan bahagia yang tak berarti

Hujan masa lalu berganti pelangi
Membentang seiring masa depan penuh misteri
Tetesan air benci yang kelam dan letih
Perlahan memudar membentuk pelangi
Berujung kotak harta yang hakiki
Bersama bidadari pujaan hati yang hampa

Fatamorgana dunia kadang membayang
Canda dan bahkan tawa palsu belaka
Masa depan seiring jalan yang terjal
Masa kini bernama kenyataan
Pasti nan mantap layak diperjuangkan

Burung camar menerjang kelambunya
Sayap nan cetar membelah air benci perlahan
Tak serta menghapusnya
Namun mantap teteskan bahagia
Berujung pada cerita air bernama kehidupan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gel Wash Hydra Oriflame Favoritku

Bromance ala The Tale of Gumiho

Perjalanan Skincare-ku