Perpisahan: Gugurnya Kenyamanan

Ibarat bunga yang gugur, perpisahan adalah suatu hal yang sangat menyedihkan. Sesuatu yang semula sangat indah dirasa, pandang, dan mesra, tiba-tiba menghilang diterpa angin kehidupan. Terkadang hilang tanpa jejak, terkadang pula perlahan lenyap hingga mengiris hati. Tak mudah bunga itu mekar, begitu pula kebersamaan kita dengan seseorang. Sebuah kenyamanan tak bisa didapat dari selayang pandang atau sepatah kata belaka. Tapi ia adalah hasil dari pemahaman tanpa henti akan seseorang. Pemahaman tanpa menghakimi antara sahabat, pasangan, ataupun keluarga. Tumbuh seiring berjalannya waktu. Semakin lama semakin mekar, bukan semakin layu.


Terkadang, kita terlalu nyaman dengan seseorang, sesuatu, hingga kita melupakan bahwa suatu hari nanti pasti perpisahan akan terjadi. Kita lupa, hingga terus menyirami bunga tersebut tanpa menyadari bahwa secantik apapun mereka pasti akan layu. Pada akhirnya, ketika perpisahan terjadi rasa tak ikhlas pun sering menghantui. Tak menerima dengan kenyataan yang ada dan harus terpuruk beberapa saat hingga sadar. Saat itu, kita menyentuh duri dari bunga yang layu. Sakit, namun tak ada yang bisa kita dapatkan.
Terkadang pula, kita sadar bahwa bunga tersebut pasti gugur, jatuh ke tanah. Kita siap menerima keadaan tersebut. Namun, dengan bodohnya mengubur bunga tersebut ke dalam hati. Memeluk perpisahan tersebut terlalu erat sehingga duri-durinya justru melukai. Lebih parah. Menangis tanpa henti akan perpisahan padahal semua sudah terjadi, dan kita menyadari hal tersebut akan datang. Terlalu bodoh.

Begitulah nyatanya perpisahan. Bertemu dengan sahabat, teman, atau siapa pun itu, pasti berujung pada perpisahan. Tanpa kita tahu kapan. Sejatinya, perpisahan dengan sahabat adalah cara kita untuk mengetahui siapa sebenarnya sahabat sejati. Yaitu yang tetap menjaga tali persahabatan ketika raga tak mampu lagi bersua. Yang tetap mengalirkan doa sekalipun kita tak pernah meminta. Jagalah mereka yang saat ini ada di sampingmu, menemani harimu. Karena suatu hari pasti akan datang perpisahan kembali. Dan jagalah mereka yang telah jauh di sana, karena mereka lah kita menghargai perpisahan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gel Wash Hydra Oriflame Favoritku

Bromance ala The Tale of Gumiho

Perjalanan Skincare-ku