Desainer Grafis, Pelaku Kreativitas
Desain grafis adalah sebuah proses komunikasi menggunakan
berbagai jenis elemen visual, seperti tulisan, bentuk, dan gambar yang
dimaksudkan untuk menciptakan persepsi akan suatu pesan yang disampaikan.
Desain grafis menjadi salah satu bidang pekerjaan yang saat ini cukup diminta.
Graphic Designer atau desainer grafis, adalah orang yang paling
berpengaruh dalam dunia desainer. Bersenjatakan laptop, software grafis, dan
kreatifitas tingkat tinggi para desainer grafis tersebut menuangkan kreatifitas
mereka ke dalam bentuk visual sehingga dapat diminiati oleh banyak orang.
Menjadi
seorang desainer grafis adalah salah satu bidang pekerjaan yang sangat menjanjikan.
Namun selain itu, ada sisi positif dan negatifnya. Mulai dari kesenangan karena
masuk dalam proyek besar, hingga deadlock
yang menyebalkan. Berikut ini adalah 5 hal unik yang hanya dialami oleh
seorang desainer grafis:
1.
Dilema Aplikasi Berbayar dan Gratis
Senjata dari seorang
desainer grafis adalah aplikasi pengolah grafis, dimana aplikasi ini ada yang
berbayar dan ada yang gratis. Aplikasi berbayar tentunya memiliki lebih banyak
fitur dibandingkan yang gratis. Jika ingin mengembangkan kemampuan pengolah
grafisnya, seorang desain grafis harus merogoh saku lumayan dalam terlebih
dahulu. Jer basuki mawa bewa, semua
keberhasilan membutuhkan pengorbanan
2.
Begadang sudah Biasa
Punya banyak deadline
pekerjaan? Waktu mepet? Mau tidak mau desainer grafis harus begadang semalaman
untuk menyelesaikan pekerjaannya. Saat yang lainnya terlelap, desainer grafis justru
sedang on fire di depan laptop. Hal
ini sudah biasa, bahkan menjadi hal yang aneh jika seorang desainer grafis
tidak doyan begadang.
3.
Masuk di Berbagai Bidang
Iklan, undangan,
banner, animasi 2D, animasi 3D, semua berhubungan dengan desainer grafis. Di
televisi, pasti ada desainer grafis yang ikut andil dalam pembuatan iklan
maupun urusan visual. Di perusahaan juga ada desainer grafis yang membuat logo
atau banner untuk kebutuhan perusahaan misalnya. Ya, dimana-dimana seorang
desainer grafis pasti ada.
4.
Tidak terikat
Seorang desainer
grafis kebanyakan adalah freelancer.
Dengan status seperti ini mereka bebas menentukan kapan waktu bekerja dan kapan
waktu untuk berlibur. Saat banyak peluang pekerjaan, mereka rela begadang dan
menyelesaikan banyak projek. Tapi saat tubuh lelah atau butuh hiburan, mereka
dengan bebas dapat meliburkan diri dari pekerjaannya.
5.
Tetap Hidup dengan Karya
Satu hal yang pasti,
seorang desainer grafis akan dikenal melalui karyanya. Tidak akan pernah mati
selama karya tersebut masih digunakan. Karya yang baik akan menjadikan nuansa
hidup lebih berwarna. Sedangkan karya yang kurang baik akan mengajarkan para
desainer untuk terus berkembang dan memperbaiki karyanya.
#30DWC#30DWC16
#Day10
#Squad9

Komentar
Posting Komentar