5 Pelajaran Bisnis ala Start-Up

Semenjak pandemi, aku punya hobi baru yaitu nonton Drama Korea alias drakor, mulai dari yang ongoing sampai yang sudah finish. Banyak banget drakor lama yang ternyata belum kutonton, dan banyak juga drakor ongoing yang ternyata nggak kalah bagus dibanding drakor lama. So, selama 30DWC jilid 28 ini aku bakal menulis tentang drakor yang sudah kutonton, tentunya yang dibahas bukan cuma love line nya saja yaa.. 😁

Drama pertama yang bakal aku kupas adalah drama bang Nam Joo Hyuk dan mbak Suzy, judulnya Start-up. Kita sama-sama tahu kalau drama ini nge-hits abis di akhir 2020-an. Sampai ada namanya tim Dosan dan tim Ji-pyeong (yang sudah nonton dramanya pasti tahu). Nah, kali ini aku bakal membahas pelajaran bisnis apa saja yang bisa kita pelajari dari drama Start-Up ini.

1. Support System

Penting banget bagi sebuah perusahaan rintisan untuk memliki support system yang mendukung perusahaan mereka. Kalau di drama ada Sandbox, di kehidupan nyata ada keluarga, teman, lingkungan, dan pemerintah yang tentunya sangat membantu dalam mengembangkan perusahaan rintisan. Mereka tuh jangan sampai dilupakan yaa..

2. Mentor yang Objektif

Keberadaan mentor sangat penting, apalagi bagi perusahaan rintisan yang masih minim pengetahuan bisnis. Tapi mentor yang objektif jauh lebih penting lagi, agar perusahaan rintisan itu tetap berada di jalan yang benar. Mentor yang objektif itu seperti bang Ji-pyeong, baik dan buruk tetap diutarakan secara jujur, tidak peduli bagaimana respon yang didapat. Tapi bukankah semua itu demi kemajuan perusahaannya?

3. The Power of CEO

Support system udah, mentor ada, apalagi? Setelahnya kita juga harus punya CEO yang ciamik, yang tahu tren, punya visi misi ke depan, dan paham akan bisnis yang sedang dijalani. Jangan sampai jadi seperti Samsan Tech yang harus terpuruk 2 tahun karena kurang pahamnya CEO mereka.

4. Kegagalan yang Menguatkan

Nah, ini nih penting banget. Namanya perusahaan rintisan pasti tidak jauh dari resiko kegagalan. Samsan Tech pernah ditolak berkali-kali oleh investor, pernah juga tertipu tawaran Alex Kwon sampai harus mengorbankan Dalmi dan Sa-ha. Yah, meskipun gagal Samsan Tech tidak pernah menyerah, hasilnya mereka jadi lebih sukses lagi di Amerika, bahkan menjadi incaran banyak investor ketika kembali ke Korea. Kereen kaan!!

5. Work and Love

Nggak seru kalau drakor tidak dibumbui kisah percintaan. Triangle love antara Dalmi, Dosan dan Ji-Pyeong cukup pelik. Tapi menurutku mereka tetap bersikap profesional saat bekerja sekalipun sedang galau hatinya. Lihat saja Dalmi dan Dosan yang harus tetap bertemu di kantor padahal kemarin Dalmi baru tahu kalau Dosan yang ada di depannya saat itu bukan Dosan dari 15 tahun yang lalu. Huhu, kan jadi baper.

Begitulah, namanya perusahaan rintisan pasti banyak rintangan dan permasalahan yang dihadapi, tapi dari drama Start-Up ini kita jadi seperti termotivasi untuk terus semangat dan fokus mengembangkan bisnis kita. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita ingin merubah dunia, Follow Your Dream!

#30dwc
#30DWCjilid28
#day2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gel Wash Hydra Oriflame Favoritku

Bromance ala The Tale of Gumiho

Perjalanan Skincare-ku